Pages

2011/01/18

Cara cepat menangani masalah pada komputer

Undo System Restore

Ketika terjadi masalah pada komputer, cara tercepat untuk menanganinya adalah dengan menggunakan SystemRestore. Namun jika setelah melakukan System Restore Anda menyadari bahwa Anda belum sempat mem-backup data-data penting, tentu akan fatal akibatnya.

Untuk mengembalikan kondisi sebelum melakukan restore pada komputer, Anda dapat menggunakan tip berikut ini:

1.Buka System Restore dari menu StartAll ProgramsAccessories System ToolsSystem Restore.

2.Pada jendela System Restore, klik link Open System Protection.

3.Pilih tab System Protection untuk menciptakan restore point baru, klik tombol Create.

4.Beri nama yang mudah dikenali pada restore point baru

5.Tutup, dan jalankan kembali pada System Restore. Klik Next

6.Pada jendela selanjutnya, Anda akan menemukan restore point yang baru tercipta. Klik Next.

7.Restart komputer Anda

8.Jika sekarang membuka System Restore Anda akan menemukan pilihan Undo Sytem Restore. Tekan Next.

9.Klik Finish, dan komputer Anda akan melakukan restart.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Restore Point. Merupakan representasi dari status file sistem komputer yang tersimpan di hard drive Anda. Restore Point tercipta dari penggunaan System Restore pada jarak-jarak tertentu, dan ketika System Restore mendeteksi perubahan penting pada komputer yang mempengaruhi file system seperti penginstalan program. Anda juga dapat menciptakan restore point secara manual, dan mengembalikannya seperti sebelum di restore.

Tab. Pada awalnya, tab hanya digunakan pada menu system untuk menu-menu yang memiliki banyak cabang. Penggunaan tab ini sangat praktis dan otomatis menghemat tempat karena kita cukup hanya membuka satu jendela, dan semua informasi yang diperlukan dapat dilihat bergantian dengan satu kali klik. Sekarang ini, penggunaan tab telah banyak digunakan juga pada aplikasi-aplikasi penting dan browser. Sehingga Anda dapat melakukan browsing tanpa harus menumpuk banyak aplikasi browser di bawah tangan anda.

Unknown Device

Artikel sebelumnya: Windows Driver anda bermasalah? Ikuti saja langkah-langkah penyelesaiannya disini

Alasan utama kenapa Unknown Device ditampilkan di dalam Device Manager adalah karena hardware tersebut tidak berfungsi secara benar. Beberapa penyebab munculnya Unknown Device antara lain:

Hardware tersebut belum ada driver-nya: saat driver tidak tersedia untuk sebuah hardware, amka Device Manager akan menampilkannya sebagai Unknown Device, dan ditaruh di bagian Other devices. Hal ii sangat umum terjadi pada perangkat yang menggunakan USB dan IEEE 1394 (fireWire). Kode yang umum muncul saat hal ini terjadi adalah Code 28. Informasi mengenai erbagai macam kode yang muncul di Device Status, dan cara penanganannya dapat anda lihat pada alamat support.microsoft.com

Versi driver yang salah: Anda tidak bisa menggunakan driver milik Windows 95 atau Windows 98 di Windows XP. Begitu juga driver milik Windows XP, tidak bisa digunakan di Windows Vista.

Device ID yang tidak dikenali: setiap hardware memiliki pengenal khusus yang digunakan oleh fitur Plug and Play. Pengenal ini bisa terdiri dari vendor ID, device ID, subsystem ID, subsystem vendor ID atau revision ID. Jika Device ID-nya tidak ada, maka Windows tidak bisa mengenali hardware-nya. Oleh karena itulah Device Manager menampilkannya sebagai Unknown Device.

Hardware-nya rusak atau firmware-nya yang rusak: Kedua hal tersebut juga bisa membuat sebuah hardware ditampilkan sebagai Unknown Device.

Info: support.microsoft.com


- - - - - - - - - - - - - -- - - - - - - -- - -


Firewire. Nama asli dari FireWire adlaah IEE-1394. FireWire sendiri sebutan yang diberikan Apple. Sedangkan, Sony menyebutkan i.Link. Transfer rate FireWire sebesar 50 MB per detik. Artinya, untuk memindahkand ata sebesar 1 Gb perlu waktu 20 detik – sedikit lebih lambat dari USB2. Firewire memiliki kemampuan untuk menghubungkan hingga 63 peralatan.

Firmware. Program atau software yang dimasukkan ke dalam perangkat ROM (read only memory) yang berisi instruksi bagaimana perangkat tersebut bekerja. Terdapat firmware yang bisa di update yang tidak bisa di update sama sekali. Bergantung pada tipe dan desain chip ROM

Instalasi Driver

Artikel sebelumnya: Cara Instalasi Driver yang benar

Sebenarnya tidak ada langkah-langkah tersembunyi dalam melakukan instalasi driver yang benar. Yang harus diperhatikan hanyalah urutannya:

1.Seandainya Anda melakukan instalasi driver saat Windows masih segar alias baru diinstal ulang, maka yang pertama harus diinstal adalah Service Pack milik Windows.

2.Setelah Service Pack, diikuti dengan menginstal Directx versi terbaru.

3.Lanjutkan dengan menginstal .NET Framework versi terbaru. Karena di beberapa driver, contohnya ATI Catalyst, membutuhkan .NET Framework untuk proses instalasi Catalyst Control Center.

4.Lanjutkan dengan menginstal driver yang Anda inginkan. Lakukan instalasi ini langsung dari installer driver tersebut. Jangan melalui fitur Update Driver. Fitur Update Driver baru diguankan apabila di dalam file driver ini tidak terdapat file executable untuk menjalankan proses instalasi.

5.Laksanakan proses instalasi driver secara satu per satu, jangan berbarengan. Selesaikan dulu proses instalasi yang sedang berlangsung, restart jika diperlukan, baru install driver yang berikutnya.


- - - - - - - - - - - - - - - -- - -- -- - -


DirectX. Kumpulan Aplication Programming Interface (API) untuk menangani berbagai tugas dalam pemrograman multimedia, khususnya game komputer dalam Windows. API tersebut digunakan oleh Microsoft agar Windows dapat berkomunikasi dengan hardware. DirectX dapat di download gratis dari Microsoft. Untuk hardwarenya sendiri diperlukan software driver yang mendukung DirectX tersebut agar dapat digunakan.

Catalyst Control Center. Aplikasi yang dipakai untuk mengandalikan dan mengelola performa dan kualitas visual video card khusus ATI RADEON.

Executable. File yang mengandung program yang dapat dieksekusi atau dijalankan dalam sebuah computer tanpa bantuan aplikasi lain. File executable biasanya berekstensi EXE.

Membuang Driver lama

Artikel sebelumnya: Cara Instalasi Driver yang benar

Tanpa disadari saat kita melakukan uninstall sebuah driver, terkadang sisanya masih ada di dalam system. Driver lama yang tersisa ini bisa menyebabkan konflik dengan driver yang baru, dan penurunan performa hardware.

Secara normal, drive usang ini tampilannya disembunyikan oleh Device Manager. Karena Device Manager hanya menampilkan perangkat yang sedang aktif. Perbedaan antara driver yang lama dengan driver yang baru adalah icon driver usang terlihat lebih transparan. Berikut ini adalah metode untuk membuang sisa-sisa driver tersebut:

1.Buka command prompts, dan tulis perintah: SET DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES=1.

2.Tekan Enter, lalu ikuti dengan menulis perinta devmgmt.msc.

3.Jendela Device Manager akan terbuka. Klik menu View, dan aktifkan Show hidden devices.

4.Pilih perangkat yang driver-nya ingin dibuang. Lalu klik kanan, dan pilih Uninstall.

5.Pada peringatan yang muncul, klik OK.

Masih ada kaitannya dengan membuang driver usang, seandainya pun kita melakukan proses uninstall driver melalui Add/Remove Programs di Control Panel, sisa-sisa driver tersebut masih ada, terutama di dalam registry.

Ada sebuah aplikasi bernama Driver Sweeper yang berfungsi menyapu semua sisa-sisa driver yang tertinggal di registry maupun di dalam harddisk. Driver Sweeper 2.0.5 bisa di download dari physion.net dengan ukuran file sebear 4,94 MB. Cuma sayangnya, Driver Sweeper ini hanya bisa dipakai untuk membersihkan 7 jenis hardware tertentu.

1.Lakukan instalasi Driver Sweeper seperti biasa.

2.Kemudian lakukan uninstall driver yang Anda inginkan lewat Programs and Feautures di Control Panel milik Vista atau Add/Remove Programs di XP. Dalam contoh ini, kami akan mencoba uninstall driver Realtek High Definition Audio.

3.Restart PC jika diperlukan.

4.Sekarang, jalankan Driver Sweeper. Beri centang pada Realtek – Sound.

5.Klik Analyze.

6.Dari situ terlihat bahwa masih ada 3 file tersisa dari driver Realtek yang tidak turut dibuang. Beri centang pada ketiganya, dan klik Clean

7.Restart PC jika diminta

8.Untuk memastikan agar benar-benar bersih, ulangi langkah 4 – 6 sampai tidak lagi yang tersisa. Seandainya ada entri yang tidak bisa dihapus setelah dilakukan proses Clean berulang kali, Anda bisa menghapusnya secara manual dengan cara melihat path-nya di kolom Value.

9.Driver baru kini siap diinstal

- - - - - - - - - -- - - - - - - - - - - - - - -

Device Manager. Salah satu tool pada Windows yang digunakan untuk melakukan pengecekan perangkat yang terhubung pada PC secara keseluruhan. Tool ini dapat digunakan untuk disable/enable hardware yang diapsang dan juga untuk uninstall driver maupun update driver. Device manager juga dapat memberikan informasi apakah peripheral tersebut sudah terintal driver-nya dengan baik atau belum

Cara Instalasi Driver yang benar

Artikel sebelumnya: Windows Driver anda bermasalah? Ikuti saja langkah-langkah penyelesaiannya disini

Sebelum melakukan proses install/uninstall driver, untuk amannya sangat dianjurkan untuk membuat restore point terlebih dahulu. Walaupun sebenarnya secara default, Windows sudah membuat restore point ini secara otomatis sesaat sebelum driver baru diinstal. Langkah-langkah untuk membuat restore point ini bisa Anda lihat di halaman Tip & Trik.


Membuang driver lama

Instalasi Driver

Dari CD/DVD Kompilasi Driver

Artikel sebelumnya: Cara Mencari Driver

Di Internet banyak sekali beredar CD/DVD yang berisi kumpulan atau kompilasi berbagai macam driver. Driver yang ada di dalam CD itu ada yang berupa driver resmi dan driver tidak resmi. Keuntungan dari adanya kompilasi semacam ini adalah pengguna bisa dengan mudah memanfaatkan driver, tanpa harus mencari kemana-mana. Jika Windows meminta driver, tinggal masukkan CD/DVD itu, selanjutnya biar Windows sendiri yang mencarinya. Sangat membantu terutama untuk orang yang bekerja di bidang maintenance komputer. Namun, tidak ada jaminan bahwa semua driver yang pernah ada di muka Bumi ini ada di dalam kompilasi tersebut.

Beberapa CD/DVD kompilasi driver yang telah saya temukan antara lain bisa Anda download dari windows7 drivers x32x64 drivers to windows 7, windows drivers cd for xp update 25000 drivers, universal xp drivers cd, http://bit.ly8/2KoxCd dan masih banyak lagi lainnya.

Umumnya, kompilasi itu dikemas dalam format ISO. Setelah Anda men-download seluruh filenya yang rata-rata dipecah menjadi beberapa bagian, ekstrak sehingga menghasilkan sebuah file ISO, lalu Anda tinggal bakar file ISO tersebut ke CD/DVD kosong.

Mencari Driver di Internet

Artikel sebelumnya: Cara Mencari Driver

Berkali-kali saya mendapatkan email yang kira-kira isi pertanyaannya seperti: “drivernya hilang, tidak tahu mencari dimana, dan minta dikirim drivernya”. Solusinya sebenarnya sangat mudah sekali. Tinggal datangi saja website resmi vendor pembuat hardware itu, dan download drivernya dari sana. Karena vendor yang bagus adalah vendor yang menyediakan driver untuk hardware yang mereka produksi. Selain itu, driver yang ada di website vendor biasanya sudah di customize untuk hardware produksi mereka.

Jika di website resmi vendor tidak menyediakan apa-apa, maka datangi saja website pembuat chipset hardware tersebut. Misalnya, Anda punya video card merek X dengan chipset nVidia GeForce 6800 GT. Maka datangi saja nvidia.com dan download driver-nya dari sana.

Sudah dua tempat didatangi, masih tidak ada juga? Kini saatnya Anda mendatangi website third party yang menyediakan driver.

Driverguide.com: website ini diklaim memiliki database driver dan firmware terbesar di Internet. Saat tulisan ini dibuat, telah ada sekitar 1.537.433 driver dan firmware yang disimpan di sana. Untuk dapat menggunakannya, Anda harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Gratis kok !

Nodevice.com: Tidak jauh berbeda dengan driverguide.com, NoDevice.com juga menyediakan kumpulan driver, di tambah dengan file DLL dan manual. Saat tulisan ini dibuat, tercatat ada 70.47 database gabungan dari ketiga poin itu. Anda bebas mendownload driver dari sini, tanpa perlu registrasi.

Sekarang, masih belum juga menemukan driver untuk hardware Anda? Itu artinya Anda harus siap-siap mengantinya dengan yang lebih baru. Sebab bisa jadi hardware itu dibuat semasa Bill Gates masih kuliah (JADUL) atau hardware tersebut dibuat oleh vendor yang tidak pernah diketahui keberadaannya.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Third party. Software yang dibuat oleh sebuah badan atau programmer independen yang terlepas dari developer hardware.

Cara Mencari Driver

Artikel sebelumnya: Windows Driver anda bermasalah? Ikuti saja langkah-langkah penyelesaiannya disini

Saya membagi penjelasan “cara mencari driver” ini menjadi 2 cara, yakni:


Mencari Driver di Internet

Dari CD/DVD Kompilasi Driver

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...