Pages

2011/01/18

Membuang Driver lama

Artikel sebelumnya: Cara Instalasi Driver yang benar

Tanpa disadari saat kita melakukan uninstall sebuah driver, terkadang sisanya masih ada di dalam system. Driver lama yang tersisa ini bisa menyebabkan konflik dengan driver yang baru, dan penurunan performa hardware.

Secara normal, drive usang ini tampilannya disembunyikan oleh Device Manager. Karena Device Manager hanya menampilkan perangkat yang sedang aktif. Perbedaan antara driver yang lama dengan driver yang baru adalah icon driver usang terlihat lebih transparan. Berikut ini adalah metode untuk membuang sisa-sisa driver tersebut:

1.Buka command prompts, dan tulis perintah: SET DEVMGR_SHOW_NONPRESENT_DEVICES=1.

2.Tekan Enter, lalu ikuti dengan menulis perinta devmgmt.msc.

3.Jendela Device Manager akan terbuka. Klik menu View, dan aktifkan Show hidden devices.

4.Pilih perangkat yang driver-nya ingin dibuang. Lalu klik kanan, dan pilih Uninstall.

5.Pada peringatan yang muncul, klik OK.

Masih ada kaitannya dengan membuang driver usang, seandainya pun kita melakukan proses uninstall driver melalui Add/Remove Programs di Control Panel, sisa-sisa driver tersebut masih ada, terutama di dalam registry.

Ada sebuah aplikasi bernama Driver Sweeper yang berfungsi menyapu semua sisa-sisa driver yang tertinggal di registry maupun di dalam harddisk. Driver Sweeper 2.0.5 bisa di download dari physion.net dengan ukuran file sebear 4,94 MB. Cuma sayangnya, Driver Sweeper ini hanya bisa dipakai untuk membersihkan 7 jenis hardware tertentu.

1.Lakukan instalasi Driver Sweeper seperti biasa.

2.Kemudian lakukan uninstall driver yang Anda inginkan lewat Programs and Feautures di Control Panel milik Vista atau Add/Remove Programs di XP. Dalam contoh ini, kami akan mencoba uninstall driver Realtek High Definition Audio.

3.Restart PC jika diperlukan.

4.Sekarang, jalankan Driver Sweeper. Beri centang pada Realtek – Sound.

5.Klik Analyze.

6.Dari situ terlihat bahwa masih ada 3 file tersisa dari driver Realtek yang tidak turut dibuang. Beri centang pada ketiganya, dan klik Clean

7.Restart PC jika diminta

8.Untuk memastikan agar benar-benar bersih, ulangi langkah 4 – 6 sampai tidak lagi yang tersisa. Seandainya ada entri yang tidak bisa dihapus setelah dilakukan proses Clean berulang kali, Anda bisa menghapusnya secara manual dengan cara melihat path-nya di kolom Value.

9.Driver baru kini siap diinstal

- - - - - - - - - -- - - - - - - - - - - - - - -

Device Manager. Salah satu tool pada Windows yang digunakan untuk melakukan pengecekan perangkat yang terhubung pada PC secara keseluruhan. Tool ini dapat digunakan untuk disable/enable hardware yang diapsang dan juga untuk uninstall driver maupun update driver. Device manager juga dapat memberikan informasi apakah peripheral tersebut sudah terintal driver-nya dengan baik atau belum

No comments:

Post a Comment

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...