Pages

2011/01/18

Dari CD/DVD Kompilasi Driver

Artikel sebelumnya: Cara Mencari Driver

Di Internet banyak sekali beredar CD/DVD yang berisi kumpulan atau kompilasi berbagai macam driver. Driver yang ada di dalam CD itu ada yang berupa driver resmi dan driver tidak resmi. Keuntungan dari adanya kompilasi semacam ini adalah pengguna bisa dengan mudah memanfaatkan driver, tanpa harus mencari kemana-mana. Jika Windows meminta driver, tinggal masukkan CD/DVD itu, selanjutnya biar Windows sendiri yang mencarinya. Sangat membantu terutama untuk orang yang bekerja di bidang maintenance komputer. Namun, tidak ada jaminan bahwa semua driver yang pernah ada di muka Bumi ini ada di dalam kompilasi tersebut.

Beberapa CD/DVD kompilasi driver yang telah saya temukan antara lain bisa Anda download dari windows7 drivers x32x64 drivers to windows 7, windows drivers cd for xp update 25000 drivers, universal xp drivers cd, http://bit.ly8/2KoxCd dan masih banyak lagi lainnya.

Umumnya, kompilasi itu dikemas dalam format ISO. Setelah Anda men-download seluruh filenya yang rata-rata dipecah menjadi beberapa bagian, ekstrak sehingga menghasilkan sebuah file ISO, lalu Anda tinggal bakar file ISO tersebut ke CD/DVD kosong.

Mencari Driver di Internet

Artikel sebelumnya: Cara Mencari Driver

Berkali-kali saya mendapatkan email yang kira-kira isi pertanyaannya seperti: “drivernya hilang, tidak tahu mencari dimana, dan minta dikirim drivernya”. Solusinya sebenarnya sangat mudah sekali. Tinggal datangi saja website resmi vendor pembuat hardware itu, dan download drivernya dari sana. Karena vendor yang bagus adalah vendor yang menyediakan driver untuk hardware yang mereka produksi. Selain itu, driver yang ada di website vendor biasanya sudah di customize untuk hardware produksi mereka.

Jika di website resmi vendor tidak menyediakan apa-apa, maka datangi saja website pembuat chipset hardware tersebut. Misalnya, Anda punya video card merek X dengan chipset nVidia GeForce 6800 GT. Maka datangi saja nvidia.com dan download driver-nya dari sana.

Sudah dua tempat didatangi, masih tidak ada juga? Kini saatnya Anda mendatangi website third party yang menyediakan driver.

Driverguide.com: website ini diklaim memiliki database driver dan firmware terbesar di Internet. Saat tulisan ini dibuat, telah ada sekitar 1.537.433 driver dan firmware yang disimpan di sana. Untuk dapat menggunakannya, Anda harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Gratis kok !

Nodevice.com: Tidak jauh berbeda dengan driverguide.com, NoDevice.com juga menyediakan kumpulan driver, di tambah dengan file DLL dan manual. Saat tulisan ini dibuat, tercatat ada 70.47 database gabungan dari ketiga poin itu. Anda bebas mendownload driver dari sini, tanpa perlu registrasi.

Sekarang, masih belum juga menemukan driver untuk hardware Anda? Itu artinya Anda harus siap-siap mengantinya dengan yang lebih baru. Sebab bisa jadi hardware itu dibuat semasa Bill Gates masih kuliah (JADUL) atau hardware tersebut dibuat oleh vendor yang tidak pernah diketahui keberadaannya.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -


Third party. Software yang dibuat oleh sebuah badan atau programmer independen yang terlepas dari developer hardware.

Cara Mencari Driver

Artikel sebelumnya: Windows Driver anda bermasalah? Ikuti saja langkah-langkah penyelesaiannya disini

Saya membagi penjelasan “cara mencari driver” ini menjadi 2 cara, yakni:


Mencari Driver di Internet

Dari CD/DVD Kompilasi Driver

Hardware yang tidak diketahui informasinya

Artikel sebelumnya: Windows Driver anda bermasalah? Ikuti saja langkah-langkah penyelesaiannya disini

Ada sebuah contoh kasus, setelah Anda menginstal semua hardware yang dibutuhkan untuk komputer Anda, di dalam Device Manager ternyata masih ada satu hardware lagi yang belum terdeteksi. Hal ini bisa diketahui dengan adanya tanda seru berwarna kuning, dan hardware-nya diberi nama Unknown device.

Munculnya, unknown device ini bisa karena Anda salah menginstal drivernya sehingga sehingga sistem operasi tidak mengenalinya atau memang hardwarenya bermasalah.

Solusi termudah untuk mengatasi unknown device ini adalah dengan mendatangi website pembuatnya, dan mendownload drivernya di sana. Tapi bagaimaan caranya kita tahu bahwa si unknown device ini adalah hardware buatan vendor tertentu? Kasus ini sering dialami oleh orang yang membeli komputer dari orang lain yang awam terhadap computer. Sewaktu ditanya, “hardware ini drivernya mana?” Si penjual pun geleng-geleng kepala. Sedangkan kita juga tidak tahu ini hardware apa, merek apa, dan serinya berapa?. Lantas, mau cari drivernya pun bingung karena tidak ada informasi yang bisa dijadikan patokan.

Untuk mengatasi hal ini, ada dua cara. Cara yang pertama adalah melacaknya secara manual dari device manager. Karena setiap driver memiliki dua identitas, Vendor ID, dan Device ID. Dari situ kita bisa melacaknya.

1.Buka Device Manager dari Control Panel.

Sekedar catatan:

Seandainya tidak ada, cari saja System lalu pilih Hardware. Tepat di sebelah kanan bawahnya terdapat Device Manager, lalu klik saja. Bila masih bingung ikuti saja cara kedua pada kolom berikutnya.

2.Klik kanan pada Unknown Device, dan pilih Properties.

3.Pilih tab Details, dan Property dengan Hardware Ids. Dalam contoh saya, terlihat ada sebuah informasi yang bertuliskan WEC1020.

4.Buka Google, dan gunakan WEC1020 sebagai keyword-nya. Dari situ bisa diketahui bahwa WEC1020 adalah sebuah hardware IR Receiver buatan Winbond.

5.Seandainya di Hardware Ids itu muncul informasi dalam formal lain, seperrti contoh: HDAUDIO\FUNC_02&VEN_11C1&Dev_1040&SUBSYS_10250127&REV_102. Maka yang kita butuhkan hanyalah informasi di bagian VEN_11C1-&DEV_1040. Dimana VEN adalah Vendor ID, dan DDEV adalah Device ID. Dalam contoih itu, Vendor ID-nya adalah 11C1, dan Device ID-nya adalah 1040.

6.Buka website pcidatabase.com, dan masukkan Vendor ID dan Device ID.

7.Klik Search, dan hasilnya bisa kita dapatkan segera.

Cara kedua adalah dengan memanfaatkan sebuah aplikasi gratis bernama Unknown Devices yang bisa di download dari halfdone.com dengan file berukuran 632 KB.

1.Ekstrak file ZIP nya, kemudian di dalamnya ekstrak lagi file yang bernama DeviceLists.zip.

2.Lalu jalankan UnknownDevices.exe

3.Aplikasi ini langsung akan men-scan, dan menampilkan hasilnya.

4.Klik dua kali pada nama hardware yang ingin diketahui infonya. Maka akan disajikan informasinya.

Memang, hasilnya yang diperoleh dari kedua cara itu tidak memberitahukan ke kita secara detail mengenai hardware yang tidak diketahui itu. Tapi setidaknya setelah mencoba kedua cara tadi, Anda bisa memperoleh sedikit informasi yang bisa dijadikan acuan dalam mencari drivernya di Internet.

Backup Driver

Artikel sebelumnya: Windows Driver anda bermasalah? Ikuti saja langkah-langkah penyelesaiannya disini

Backup, backup, dan backup. Itulah yang seharusnya dilakukan seandainya Anda membeli sebuah hardware baru CD yang berisi driver di dalamnya bisa anda jadikan ISO atau copy langsung ke harddisk. Jangan jadikan kapasitas harddisk yang kecil sebagai alas an. Jika harddisk Anda sanggup menampung video atau game yang kapasitasnya puluhan Gigabyte, kenapa tidak ada tempat untuk driver yang paling hanya memakan puluhan Megabyte? Dan seandainya Anda ingin menjual hardware ini kembali, maka hardware tersebut akan memiliki nilai tambah karena masih memiliki driver aslinya.

Kali ini, saya tidak akan memberitahukan cara mem-backup dengan membuat file ISO karena semua pasti sudah bisa. Yang akan saya paparkan di sini adalah bagaimana caranya membackup driver yang sudah terinstal di dalam sistem.

Oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah aplikasi gratis bernama DriverBackup! Yang bisa anda download dari sourceforge.net dengan file berukuran 320 KB.

1.Ekstrak, lalu jalankan file yang bernama DrvBK.exe

2.Setelah proses scanning driver selesai, beri centang pada hardware yang drivernya ingin di backup. Bisa satu hardware atau semua hardware yang ada.

3.Klik Start Backup.

4.Klik Browser untuk menentukan lokasi penyimpanan backup ini. Lokasinya terserah Anda.

5.Klik Star Backup, dan tunggu prosesnya hingga selesai.

Untuk me-restore driver yang sudah kita backup, caranya juga sangat sederhana :

1.Klik opsi Restore. Lalu, klik Open Backup file

2.Arahkan ke lokasi tempat Anda membackup, dan pilih file yang berekstensi. BKI.

3.Klik Restore

Harap diingat bahwa proses backup ini harus dilakukan dalam sistem operasi yang sama. Maksudnya, jika Anda melakukan backup ini di Windows 7, maka restore-nya juga harus di Windows 7.

Windows Driver anda bermasalah? Ikuti saja langkah-langkah penyelesaiannya disini

Jika ditanya, seberapa pentingkah sebuah driver? Maka jawabannya tentu saja sangat penting. Berkat driver lah sebuah hardware bisa bekerja, dan digunakan secara optimal.

So, bagaimana bila Driver sedang menghadapi masalah. Ikuti saja Tutorial, perangkat lunak serta tip dan trik di bawah ini :


Backup Driver

Hardware yang tidak diketahui informasinya

Cara Mencari Driver

Cara Instalasi Driver yang benar

Unknown Device

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...