Pages

2010/06/01

Robotika, icon kemajuan teknologi

Munculnya sebuah Robotika
.

Robotika merupakan suatu bidang ilmu pengetahuan yang cukup menantang. Ilmu-ilmu dasar yang tadinya nambak membosankan, menjadi jauh lebih baik menarik ketika berhasil diterapkan dalam sebuah robot. Pada 5 tahun terakhir ini, studi pada bidang robotika telah menjadi focus khusus di dunia akademik. Sebagai contoh :

Massachushette Institue of Technology (MIT) menjadikan robot competition sebagai mata kuliah sejah tahun 2005. Peserta mata kuliah tersebut diwajibkan untuk merancang robot berbasis kit robot LEGO. Mata kuliah ini berhasil mengembangkan kreativitas dan minat terhadap robot bagi para mahasiswanya. Yang dapat dipastikan adalah bahwa episode penelitian di bidang robotika masihlah sangat panjang dan dibutuhkan lebih banyak lagi peneliti untuk mengembangkan teknologi robot ini, yang merupakan icon kemajan teknologi.

Contoh lainnya. Di tahun 2007, sutradara Michael Bay dan penulis John Ragers membuat sebuah film tentang perang robot dimana tokoh-tokoh robotnya dapat “menyamar” dalam bentuk peralatan sehari-hari. Walaupun menyuguhkan plot cerita yang mudah ditebak, namun film tersebut menjadi box office dan dinominasikan untuk mendapatkan 3 penghargaan di Academy Awards.

Film-film seperti Terminator, Wall E, dan I Robot yang menyuguhkan cerita tentang robot masa depan cukup sukses di pasaran. Nampaknya, tema robot dalam sebuah film tetap menjadi daya tarik bagi sebagian besar orang.

Dalam dunia nyata, robot untuk membantu pekerjaan manusia di bidang industri dimulai pada tahun 1961, yaitu dengan menciptakan sebuah digital tool yang programmable bernama Unimate, yang digunakan untuk membantu pengecoran logam (dengan menggunakan cetakan tetap dan proses yang belangsung pada tekanan tinggi atau diistilahkan dengan die casting). Pekerjaan ini cukup beresiko bagi pekerja karena memungkinkan keracunan gas pembuangan jika tidak berhati-hati.

Tentunya, saat itu istilah “robot” bukanlah istilah yang terlalu popular seperti saat ini, atau bahkan masih asing sama sekali bagi sebagian besar orang di masa itu (sehingga Unimate tidak disebut sebagai robot). Namun, jika kita lihat saat ini, robot-robot industri maupun komersial telah digunakan secara luas untuk pekerjaan yang terlalu berbahaya (penjinak bom, pemadam kebakaran), atau kotor (pembersih gorong-gorong) dapat dilakukan oleh robot.

Robotic Industry Association (1985) kemudian memberikan definisi robot, yaitu suatu manipulator yang mempunyai banyak fungsi dan dapat diprogram ulang guna dirancang untuk memindahkan material, komponen, perkakas, atau peranti khusus untuk melakukan berbagai tugas. Dengan semakin berkembangnya teknologi robot, definisi tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah mesin yang mampu mengekstrak informasi dari lingkungan sekitarnya dan menggunakan pengetahuan tentang lingkungan tersebut untuk beraksi secara selamat, dengan cara yang diinginkan oleh pemrogramnya. Definisi ini cukup tepat untuk robot-robot yang bersifat mobile yang mampu memberikan respons terhadap keadaan sekelilingnya. Perkembangan robot yang pesat ini membuat munculnya studi baru mengenai robot, yang diistilahkan dengan robotika.

No comments:

Post a Comment

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...