Penulisan sebelumnya: Mengenal Format File Audio lebih dekat
Ekstensi nama file: .wav atau .wv
WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation). Tidak seperti AAV, file WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sample audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio di Internet.
2010/09/02
Mengenal Waveform Audio (WAV)
Mengenal format Advanced Audio Coding

Ekstensi nama file: .m4a, .m4b, .m4p, .m4v, .m4r, .3gp, .mp4, .aac
AAC merupakan format audio yang menggunakan Lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang).
Mengenal format CD

Ekstensi nama file: .cda
File dengan ekstensi .cda merupakan representasi dari track CD-Audio. File dengan format .cda dapat langsung dijalankan dengan melalui CD-ROM, sementara file-nya sendiri tidak mempunyai infomrasi kode modulasi apapun sehingga jika dikopi ke harddisk, file tersebut menjadi tidak dapat di play. Pada November 1984, dua tahun setelah CD dripoduksi secara massal, Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portable. Agar dapat mengambil/mengkopi file audio dari CD-Audio, dibutuhkan software khusus atau ripping untuk mengubah dari format .cda menjadi format lain yang dapat disimpan di komputer.
Jenis-jenis Format File Audio
Secara umum, ada 3 kelompok utama format file audio, yaitu:
1.Format file audio tanpa kompresi, seperti file WAV, AIFF, AU dan raw header-less PCM.
2.Format file audio dengna kompresi lossy, seperti MP3, Vorbis, Mousepack, AAC, ATRAC, dan lossy Windows Media Audio (WMA).
Dari Analog menuju Digital

Gelombang suara analog ini tidak dapat langsung direpresentasikan atau direkam pada computer. Komputer perlu mengukur amplitude pada satuan waktu tertentu guna menhasilkan sejumlah angka. Komputer melakukan penyimpanan angka tersebut ke dalam sebuah file sebagai data, yang nantinya digunakan saat file tersebut diakses (di-decode menjadi suara). Tiap satuan pengukuran ini dinamakan “sample”.
Mengenal Format File Audio lebih dekat
Menghasilkan suatu getaran
.
.

Mendengarkan musik-audio di computer adalah aktivitas yang sudah biasa dilakukan. Walaupun nampaknya sederhana, namun file-file audio di komputer terdiri dari berbagai macam variasi. Masing-masing file audio mempunyai ciri khas yang berbeda, dan seperti halnya software, format file audio pun mengenal free dan open format, serta proprietary format
Subscribe to:
Posts (Atom)
Labels
A
(6)
Anti virus
(7)
B
(7)
Bahasa
(6)
Bahasa Komputer
(8)
Berita dan Informasi
(56)
Bing
(3)
Blog
(37)
Browser
(4)
Budaya dan Masyarakat
(31)
Buku dan Tulisan
(12)
C
(3)
D
(2)
Desain dan Animasi
(18)
Desktop
(5)
Dokter dan Kesehatan
(11)
Dunia Kerja
(5)
E
(1)
Ekonomi dan Perdagangan
(8)
F
(2)
Facebook dan Twitter
(32)
Film dan video
(25)
Format File Audio
(15)
Foto dan Desain
(4)
G
(2)
Gadget
(11)
game
(30)
Geografi dan Lingkungan
(10)
Google
(11)
H
(3)
Hard Drive
(3)
Hewan dan Peternakan
(5)
Hotel
(5)
HTML
(1)
Hubungan dan Komunikasi
(39)
Hukum dan Politik
(3)
Huruf dan Template
(5)
i
(3)
Ilmu dan Pengetahuan
(23)
Interior Desain Komputer
(1)
Internet
(6)
J
(1)
Java
(1)
K
(2)
Karaoke
(3)
Kartun dan Animasi
(1)
Keamanan
(4)
Keluarga
(13)
Komputer dan perangkatnya
(44)
Kumpulan
(11)
L
(3)
Lembar
(88)
M
(13)
Mac OS
(3)
Media Penyimpanan
(2)
Membaca
(6)
Menarik dan Kreatif
(32)
Menulis
(6)
Mobile Operating System
(1)
Motivasi
(2)
Mozilla Firefox
(12)
Multimedia
(17)
Musik dan Lagu
(17)
N
(3)
Netbook
(3)
Notebook
(13)
O
(2)
Olahraga
(4)
P
(5)
Partisi
(7)
Perangkat Lunak
(179)
Perbaikan Komputer
(20)
Pertanian dan Perkebunan
(2)
Produk
(26)
Q
(2)
R
(1)
Robotika
(5)
S
(7)
Sejarah
(8)
Sekilas Info
(4)
Sekolah dan Pendidikan
(17)
Software
(1)
T
(5)
Teknologi
(3)
Tips dan Trik
(111)
Tutorial
(117)
U
(2)
Unik dan Menarik
(47)
V
(5)
W
(2)
Windows
(59)
Windows XP
(3)
Wisata
(8)
X
(1)
Y
(1)
Yahoo
(1)
Z
(2)