Pages

Showing posts with label Format File Audio. Show all posts
Showing posts with label Format File Audio. Show all posts

2010/09/04

Mengenal LAME lebih dekat

Developer: The LAME development team
Rilis terakhir: 3.98.2 (22 September 2008)
Website: http://lame.sourceforge.net/
.


LAME kepanjangan dari LAME Ain’t an MP3 Encoder. Aneh ya, namun kepanjangan tersebut berguna untuk menunjukkan bahwa pada awalnya Lame bukanlan encoder, melainkan suatu patch (modifikasi) dari sebuah encoder 8hz – MP3. Setelah beberapa pertimbangan dilakukan, pada tahun 1998, Mike Chang (pembuat patch), mulai membuat dari awal suatu software yang didasarkan pada MPEG reference yang disebut “dist 10”. Tujuannya adalah meningkatkan kecepatan dari dist10, namun kualitasnya tetap terjaga. Proyek ini kemudian menjadi Lame 2.0. Saat ini, LAME dikenal sebagai codec untuk file MP3. Seperti halnya codec MP3 yang lain, LAME menerapkan teknologi encoding MP3 dengan batasan-batasan yang sesuai dengan paten dari MP3 yang dimiliki oleh Fraunhofer Society.

Mengenal Apple Lossless lebih dekat

Developer: Apple, Inc.
Website: http://www.apple.com
.


Mengenal RealAudio lebih dekat

Developer: RealNetwork
Website: www.realnetworks.com
.

Artikel sebelumnya: Mengenal lebih dekat beragam Audio Codec

RealAudio merupakan format file audio yang bersifat proprietary ( dimiliki oleh RealNetwork). Codec yang digunakan cukup bervariasi, mulai dari format low bitrate yang dapat ditransfer melalui modem dial up hingga format high fidelity untuk musik berkualitas tinggi. RealAudio juga dapat digunakan untuk streaming (display dan di-download secara bersamaan). Pada beberapa tahun yang lalu, format RealAudio ini cukup popular digunakan oleh stasiun radio Internet guna memancarkan program mereka melalui Internet. Bahkan, hingga saat ini BBC Radio menggunakan format RealAudio untuk menyiarkan program-programnya.

Mengenal Free Lossless Audio Codec (FLAC) lebih dekat

Developer: Xiph.Org Foundation, Josh Coalson
Rilis terakhir: 1.2.1 (17 September 2007)
Website: http://flac.sourceforge.net
.


Artikel sebelumnya: Mengenal lebih dekat beragam Audio Codec

Istilah FLAC dapat mengacu pada 2 hal, yaitu suatu format file audio (.flac) dengan kompresi yang lossless, dan codec mendekompres file audio .flac. Untuk file audio dengan format .flac, ukurannya cukup besar dibandingkan dengan format audio dengan kompresi lossy seperti mp3, namun kualitas suara yang dihasilkan lebih jernih.

Mengenal lebih dekat beragam Audio Codec

Software atau library
.


Kebutuhan file audio dengan tingkat kompresi yang baik telah memunculkan berbagai macam format file audio, baik lossy compression (mp3, wma,aac) maupun lossless compression (flac, m4a, als, monkey’s audio). File audio yang terkompres ini, membutuhkan codec (code decode) atau software yang digunakan untuk mengkompres atau mendekompres file audio sesuai dengan formatnya sehingga file audio dapat di-play. Tanpa adanya code, file audio yang terkompres tidak lebih dari data mentah biasa.

2010/09/02

Mengenal Format File Monkey’s Audio

Penulisan sebelumnya: Mengenal Format File Audio lebih dekat

Ekstensi nama file: .ape, .api

Merupakan format file audio dengan kompresi lossess sehingga tidak mengurangi kualitas suara. Umumnya, sebuah file audio dengan format Monkey’s Auido mempunyai ukuran lebih besar 3-5 kali dibandingkan dengan format MP3 9pada bitrate 192 KB/s). Secara resmi, Monkey Audio hanya mendukung platform Windows, seperti yang ditulis di website resminya. Pada masa-masa mendatang, Monkey Audio akan mendukung untuk platform Linux dan Mac OS. Player yang dapat digunakan untuk menjalankan file format ini adalah Monekey’s Audio.

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Audio_file_format
http://ide.wikipedia.org/wiki/Mp3
http://en.wikipedia.org/wiki/Compact_Disc

Mengenal format file Audio: MIDI

Penulisan sebelumnya: Mengenal Format File Audio lebih dekat

Ekstensi nama file: .mid

Merupakan standar yang dibuat oleh perusahaan alat-alat musik elektronik berupa serangkaian spesifikasi agar berbagai instrument dapat berkomunikasi. Dengan menggunakan format MIDI, perangkat elektronik seperti keyboard dan computer dapat melakukan sinkronisasi satu sama lain.

Interface MIDI terdiri dari 2 komponen, yaitu:

1.Perangkat keras, merupakan hardware yang terhubung dengan peralatan (keyboard/computer).

2.Data format yang mengandung pengkodean informasi (spesifikasi instrument, awal/akhir nada, frekuensi dan volume suara).

Mengenal MPEG Audio Layer 3 (MP3)


Ekstensi nama file: .mp3

Pada walnya, format MP3 ini dikembangkan oleh seorang Jerman bernama Karlheinz Brandenburg, memakai pengcodean Pulse Code Modulation (PCM). Prinsip yang dipergunakan oleh MP3 adalah mengurangi jumlah bit yang diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia – sehingga dapat digolongkan file audio dengan kompresi lossy.

Mengenal Audio Interchange File Format (AIFF)

Penulisan sebelumnya: Mengenal Format File Audio lebih dekat

Ekstensi nama file: .aiff, .aif, .aifc

File AIFF merupakan format file audio standar yang digunakan untuk menyimpan data suara untuk PC dan perangkat audio elektronik lainnya, yang dikembangkan oleh Apple pada tahun 1988. Standar dari file AIFF adalah uncomressed code pulse modulation (PCM), namun ada juga varian terkompresi yang dikenal sebagai AIFF, AIFF-C atau aifc, dengan berbagai kompresi codec.

Mengenal Waveform Audio (WAV)

Penulisan sebelumnya: Mengenal Format File Audio lebih dekat

Ekstensi nama file: .wav atau .wv

WAV merupakan format file audio yang dikembangkan oleh Microsoft dan IBM sebagai standar untuk menyimpan file audio pada PC, dengan menggunakan coding PCM (Pulse Code Modulation). Tidak seperti AAV, file WAV adalah file audio yang tidak terkompres sehingga seluruh sample audio disimpan semuanya di media penyimpanan dalam bentuk digital. Karena ukurannya yang besar, file WAV jarang digunakan sebagai file audio di Internet.

Mengenal format Advanced Audio Coding



Ekstensi nama file: .m4a, .m4b, .m4p, .m4v, .m4r, .3gp, .mp4, .aac

AAC merupakan format audio yang menggunakan Lossy compression (data hasil kompresi tidak bisa dikembalikan lagi ke data sebelum dikompres secara sempurna, karena ada data yang hilang).

Mengenal format CD



Ekstensi nama file: .cda

File dengan ekstensi .cda merupakan representasi dari track CD-Audio. File dengan format .cda dapat langsung dijalankan dengan melalui CD-ROM, sementara file-nya sendiri tidak mempunyai infomrasi kode modulasi apapun sehingga jika dikopi ke harddisk, file tersebut menjadi tidak dapat di play. Pada November 1984, dua tahun setelah CD dripoduksi secara massal, Sony mengeluarkan Discman sebagai media pemutar portable. Agar dapat mengambil/mengkopi file audio dari CD-Audio, dibutuhkan software khusus atau ripping untuk mengubah dari format .cda menjadi format lain yang dapat disimpan di komputer.

Jenis-jenis Format File Audio


Secara umum, ada 3 kelompok utama format file audio, yaitu:

1.Format file audio tanpa kompresi, seperti file WAV, AIFF, AU dan raw header-less PCM.

2.Format file audio dengna kompresi lossy, seperti MP3, Vorbis, Mousepack, AAC, ATRAC, dan lossy Windows Media Audio (WMA).

Dari Analog menuju Digital



Gelombang suara analog ini tidak dapat langsung direpresentasikan atau direkam pada computer. Komputer perlu mengukur amplitude pada satuan waktu tertentu guna menhasilkan sejumlah angka. Komputer melakukan penyimpanan angka tersebut ke dalam sebuah file sebagai data, yang nantinya digunakan saat file tersebut diakses (di-decode menjadi suara). Tiap satuan pengukuran ini dinamakan “sample”.

Mengenal Format File Audio lebih dekat

Menghasilkan suatu getaran
.


Mendengarkan musik-audio di computer adalah aktivitas yang sudah biasa dilakukan. Walaupun nampaknya sederhana, namun file-file audio di komputer terdiri dari berbagai macam variasi. Masing-masing file audio mempunyai ciri khas yang berbeda, dan seperti halnya software, format file audio pun mengenal free dan open format, serta proprietary format

Linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...